Jika mendengar kata penangguhan atau penundaan maka bisa beragam
respon yang muncul. Bisa kecewa ataupun bikin perasaan jadi lega.
Kita ambil contoh Anak-anak SMU yang akan menghadapi test dari gurunya
tiba-tiba mendapat kabar ditunda karena sang guru harus rapat dengan kepala
sekolah. Banyak siswa yang bersorak girang karena pelaksanaan test
ditangguhkan, ada juga yang kecewa karena mereka ingin segera melewati
ujian. Calon penumpang pesawat tentu kecewa dengan penundaan
keberangkatan karena mereka harus menunggu lebih lama.
Dalam istilah Akuntansi dikenal istilah Pajak Tangguhan, sebuah
perkiraan untuk mengakomodir adanya perbedaan penerapan antara ketentuan
Akuntansi dengan aturan perpajakan dalam hal penghitungan pajak
penghasilan. Materi Pajak Tangguhan biasanya disampaikan pada mata kuliah
Akuntansi Pajak. Sebagai pengajar Akuntansi Pajak saya pun sering menyampaikan
materi Pajak Tangguhan, sehingga ketika mengajar materi ini pun mengalir
seperti biasa saja. Sampai satu saat, materi pajak tangguhan menjadi
begitu berkesan sangat mendalam. Apa yang menyebabkan sesi itu menjadi
sangat berkesan, kita simak paragraf berikutnya.
Malam itu saya memberikan materi pajak tangguhan di depan peserta
kursus brevet pajak ternama di Bandung sampai sekitar pukul 21.00. Saya
ambil photo para peserta selama di kelas karena itu adalah materi di hari
terakhir. Keesokan harinya seperti biasa, saya pun melakukan aktifitas di
kantor. Tiba-tiba telepon masuk ke handphone rupanya dari petugas admin
kursus pajak dimana saya mengajar semalam. Isi beritanya cukup
mencengangkan. Salah satu peserta yang tadi malam masih mengikuti kursus,
pada pukul 5 pagi meninggal dunia. Sungguh ini sangat mengagetkan,
kemudian saya teringat photo-photo yang malam itu saya ambil, dan semua tampak
berjalan biasa saja tidak ada firasat ataupun keanehan. Setelah merenung
beberapa saat, saya memperoleh hikmah kehidupan. Kita semua faham bahwa
ujian sekolah bisa ditangguhkan, jadwal keberangkatan bisa terjadi penundaan,
dalam akuntansi pun ada istilah pajak tangguhan. Namun, jika berkaitan
dengan usia maka itu tidak akan pernah ada penangguhan atau penundaan.
Jika memang malaikat maut sudah turun, maka tak akan ada penundaan
sedetikpun. Bijaklah memanfaatkan waktu, karena jika sudah berlalu, dia
tak akan pernah bisa diulang seperti lagu. Bijaklah mengarungi kehidupan,
penuhilah dengan kemanfaatan dan kebaikan, agar cukup perbekalan kita di hari
pembalasan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar