Selasa, 30 Oktober 2012

Andai bisa ditangguhkan

Jika mendengar kata penangguhan atau penundaan maka bisa beragam respon yang muncul.  Bisa kecewa ataupun bikin perasaan jadi lega.  Kita ambil contoh Anak-anak SMU yang akan menghadapi test dari gurunya tiba-tiba mendapat kabar ditunda karena sang guru harus rapat dengan kepala sekolah. Banyak siswa yang bersorak girang karena pelaksanaan test ditangguhkan, ada juga yang kecewa karena mereka ingin segera melewati ujian.  Calon penumpang pesawat tentu kecewa dengan penundaan keberangkatan karena mereka harus menunggu lebih lama.
Dalam istilah Akuntansi dikenal istilah Pajak Tangguhan, sebuah perkiraan untuk mengakomodir adanya perbedaan penerapan antara ketentuan Akuntansi dengan aturan perpajakan dalam hal penghitungan pajak penghasilan.  Materi Pajak Tangguhan biasanya disampaikan pada mata kuliah Akuntansi Pajak. Sebagai pengajar Akuntansi Pajak saya pun sering menyampaikan materi Pajak Tangguhan, sehingga ketika mengajar materi ini pun mengalir seperti biasa saja.  Sampai satu saat, materi pajak tangguhan menjadi begitu berkesan sangat mendalam.  Apa yang menyebabkan sesi itu menjadi sangat berkesan, kita simak paragraf berikutnya.
Malam itu saya memberikan materi pajak tangguhan di depan peserta kursus brevet pajak ternama di Bandung sampai sekitar pukul 21.00.  Saya ambil photo para peserta selama di kelas karena itu adalah materi di hari terakhir.  Keesokan harinya seperti biasa, saya pun melakukan aktifitas di kantor.  Tiba-tiba telepon masuk ke handphone rupanya dari petugas admin kursus pajak dimana saya mengajar semalam.  Isi beritanya cukup mencengangkan.  Salah satu peserta yang tadi malam masih mengikuti kursus, pada pukul 5 pagi meninggal dunia.  Sungguh ini sangat mengagetkan, kemudian saya teringat photo-photo yang malam itu saya ambil, dan semua tampak berjalan biasa saja tidak ada firasat ataupun keanehan.  Setelah merenung beberapa saat, saya memperoleh hikmah kehidupan.  Kita semua faham bahwa ujian sekolah bisa ditangguhkan, jadwal keberangkatan bisa terjadi penundaan, dalam akuntansi pun ada istilah pajak tangguhan.  Namun, jika berkaitan dengan usia maka itu tidak akan pernah ada penangguhan atau penundaan.  Jika memang malaikat maut sudah turun, maka tak akan ada penundaan sedetikpun.  Bijaklah memanfaatkan waktu, karena jika sudah berlalu, dia tak akan pernah bisa diulang seperti lagu.  Bijaklah mengarungi kehidupan, penuhilah dengan kemanfaatan dan kebaikan, agar cukup perbekalan kita di hari pembalasan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar