Belajar untuk mengajar bisa
diartikan kita belajar banyak hal untuk bahan mengajar, atau bisa juga
diartikan bahwa cara belajar yang lebih efektif adalah dengan mengajarkannya ke
orang lain.
Mengajar untuk belajar bisa
diartikan bahwa saat kita mengajar sebetulnya itu adalah proses belajar. Saat kita mengajar kita pun bisa menyerap
banyak ilmu dari mahasiswa, peserta diklat atau siapapun yang kita ajar.
![]() |
| Add caption |
Saat saya mengajar selalu saya
upayakan untuk banyak memperoleh ilmu, wawasan atau pengalaman dari mahasiswa
atau peserta diklat. Dengan cara seperti
ini, saya bisa tetap segar dan semangat untuk mengajar. Mengajar yang hanya searah saja dalam proses transfer
ilmu akan menimbulkan efek jenuh. Maka
saya punya istilah lain untuk mengajar yaitu berguru pada murid atau saling
berbagi ilmu & pengalaman dengan murid.
Tahun 2012, di ujung perkuliahan mahasiswa STAN di Cimahi saya
memberikan tugas khusus dengan tujuan agar bisa mencerna materi perpajakan
dengan lebih mudah dan menyenangkan.
Tugas ini juga untuk mengoptimalkan keseimbangan otak kiri dan
kanan. Tugas berupa atraksi seni yang
harus ditampilkan di depan kelas yang dikaitkan dengan materi perpajakan atau
upaya untuk mensosialisasikan pajak kepada masyarakat. Saat semua kelompok telah menampilkan
penampilan terbaiknya, terus terang saya berdecak kagum. Meski dengan waktu yang singkat, sibuk dengan
tugas dari dosen lainnya, ide dan kreatifitas mereka saya acungi jempol. Banyak ilmu, ide dan hal yang menyenangkan
lainnya yang bisa saya peroleh. Ada
kelompok yang menampilkan lagunya Iwan Fals berjudul Bento, yang kemudian
menjadi berbau pajak sehingga terdengarlah jargon, “pajak-pajak-pajak ...
asyiiiiik“, beberapa lagu hits kemudian disulap semua liriknya menjadi bertema
perpajakan. Dua kelompok terakhir menampilkan karyanya dalam bentuk video,
mengolah beberapa kemampuan sehingga tersaji sebuah video apik yang menurut
saya pantas diapresiasi. Untuk itu mereka pun diminta mengunggahnya ke media youtube
di internet sehingga akan bermanfaat buat siapapun yang melihatnya. Saya anggap
bahwa karya mereka adalah sebuah masterpiece.
Terima kasih buat semua mahasiswa
STAN Prodip 1 Cimahi tahun 2012, selain materi perpajakan yang telah anda
kuasai, teruskan kembangkan bakat yang ada pada masing-masing diri kalian, dan
jadilah anda semua generasi emas di Direktorat Jenderal Pajak yang sukses
mengantarkan bangsa ini menuju kemandirian dalam pembiayaan pembangunan.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar